Garut, 16 April 2026 — Pelita Intan Muda Indonesia secara resmi menunjuk Muhammad Faikar sebagai Ketua Dewan Pembina, sekaligus memberikan amanah strategis dalam memperkuat arah gerakan organisasi ke depan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pelita Intan Muda dalam membangun fondasi gerakan yang lebih kokoh serta memperluas dampak kebermanfaatan di tengah masyarakat.
Muhammad Faikar, yang akrab disapa Kang Fai, dikenal sebagai pengusaha yang bergerak di sektor pengembangan perumahan serta food and beverage. Selain aktif di dunia usaha, ia juga menjabat sebagai Sekretaris Umum BPC HIPMI Garut, yang selama ini berperan dalam mendorong pertumbuhan pengusaha muda di Kabupaten Garut. Dengan latar belakang tersebut, kehadirannya di Pelita Intan Muda diharapkan mampu memperkuat sinergi antara gerakan sosial dan dunia usaha.
Ketua Yayasan Pelita Intan Muda Indonesia menyampaikan bahwa penguatan peran Dewan Pembina merupakan langkah penting dalam memastikan gerakan tetap berada pada jalur yang tepat, relevan, serta berkelanjutan.
“Pelita Intan Muda tidak hanya ingin tumbuh sebagai gerakan yang besar, tetapi juga sebagai gerakan yang kuat dan berkelanjutan. Kehadiran Kang Fai diharapkan mampu memberikan perspektif strategis, khususnya dalam membangun kemandirian organisasi dan memperluas dampak sosial,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pelita Intan Muda ke depan akan terus mengembangkan model gerakan yang tidak hanya bertumpu pada aktivitas sosial, tetapi juga pada penguatan sistem serta ekosistem yang mampu menopang keberlanjutan program.
Sementara itu, Muhammad Faikar menyampaikan komitmennya untuk ikut mendorong Pelita Intan Muda menjadi gerakan sosial yang mandiri secara ekonomi dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
“Potensi dana sosial seperti zakat, infak, dan wakaf di Indonesia sangat besar. Jika dikelola secara profesional dan terstruktur, ini bisa menjadi sumber dana abadi gerakan. Pelita Intan Muda memiliki peluang besar untuk membangun model pengelolaan tersebut, sehingga tidak hanya bergerak dalam aksi sosial, tetapi juga memiliki kekuatan ekonomi yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem yang mempertemukan semangat kerelawanan dengan kekuatan ekonomi sebagai fondasi gerakan masa depan.
“Kita perlu mendorong lahirnya ekosistem yang mempertemukan relawan, komunitas, dan pelaku usaha. Dengan begitu, gerakan sosial tidak hanya hadir sebagai respons sesaat, tetapi mampu menjadi solusi jangka panjang yang berdampak luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan penunjukan ini, Pelita Intan Muda menegaskan komitmennya untuk terus berkembang sebagai gerakan sosial nasional yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebermanfaatan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Editor : AS















